perikanan tangkap

Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai

tentang perikanan tangkap

Program Studi Perikanan Tangkap (PTK) merupakan salah satu program studi unggulan di Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai, yang didirikan pada 26 September 2017. Program studi Perikanan Tangkap berkomitmen menjadi program studi unggul di bidang pendidikan, menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di dunia usaha dan industri perikanan, melaksanakan penelitian yang inovatif dan pengabdian kepada masyarakat dengan teknologi yang tepat guna.

Kompetensi Prodi Ptk

  1. Advanced Fire Fighting
  2. ANKAPIN I

  3. Basic Safety Training

  4. Crisis Management and Human Behaviour

  5. Crowd Management

  6. Seafarers with Designated Security Duties

  7. Security Awareness Training

Student Videos

Dokumentasi Kegiatan Program Studi Perikanan Tangkap

Play Video
Play Video
Play Video

32

Tingkat 1

28

Tingkat 2

17

Tingkat 3

77

Jumlah Taruna Prodi PHL

Events

Prestasi yang pernah diraih dalam perlombaan atau olimpiade baik tingkat lokal maupun nasional

Juara Umum 1 dan 2

Lomba  Tax Idol oleh KPPN Dumai di Citi mall Kota Dumai

Juara Umum 1

Festival kempetisi kewirausahaan tingkat nasional di jakarta

Juara 1

Festival Kewirausahaan di kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai

Your Future Starts Here.

Media Penunjang Perkuliahan

SISTEM INFORMASI DATA TARUNA

RUANG PERPUSTAKAAN ONLINE

RUANG PEMBELAJARAN ONLINE

RUANG JURNAL ONLINE

Previous
Next

Dosen Prodi Perikanan Tangkap

Tentang PKPD
“Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai merupakan satu satunya kampus yang berada di kota dumai dengan sistem pembelajaran yaitu vokasi 70% praktek dan 30% teori dan berada dibawah naungan kementerian kelautan dan perikanan Republik Indonesia”

kAMPUS DUMAI

Ketarunaan 
“Mencetak insan kelautan dan perikanan tangguh dan siap bersaing di dunia usaha maupun industri baik secara nasional maupun internasional

Alumni

“Alumni Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai saat ini sudah berkiprah di berbagai wilayah indonesia dan di luar negeri baik di dunia usaha, industri, maupun di instansi pemerintah Republik Indonesia”